Beranda DPRD Bengkalis Surya Budiman Dorong Penundaan Kebijakan Wajib Sertifikasi Vaksin Bagi Warga yang akan...

Surya Budiman Dorong Penundaan Kebijakan Wajib Sertifikasi Vaksin Bagi Warga yang akan Bekerja di PT. PHR

10
BERBAGI

Newsoke.net, Bengkalis – Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Surya Budiman mengusulkan kepada Management PT. PHR (Pertamina Hulu Riau) dan pemerintah agar menunda kebijakan wajib sertifikasi vaksin bagi masyarakat terutama karyawan / mitra kerja yang akan bekerja di wilayah operasi PT. PHR, Rabu (25/08/2021) kemarin.

Terkait banyaknya pengaduan dan terjadinya keresahan dari masyarakat tentang syarat wajib untuk bekerja di area operasi PT. PHR, sementara masyarakat sangat kesulitan mendapatkan vaksinasi disebabkan terbatasnya kuota vaksin di wilayah Kabupaten Bengkalis.

“Kita sudah komunikasikan juga Permasalahan ini dengan SKK Migas Sumbagut melalui Humasnya Bpk. Yanin, beliau berjanji akan menyampaikan permasalahan ini langsung ke Pimpinan PHR,” Ujar dewan muda Energic yang akrab di sapa Surya ini.

“Kita usulkan kepada Management PHR agar menunda kebijakan pemberlakuan syarat bekerja yang menggunakan sertivikasi vaksin, khusus untuk warga yg akan bekerja, karena kuota vaksin Covid-19 untuk wilayah Kabupaten Bengkalis sangat terbatas,” ujar Politisi PKB ini.

Hal ini juga menjadi perhatian anggota DPR RI H. Abdul Wahid dari Fraksi PKB Dapil Riau, Abdul Wahid Anggota Komisi VII yang membawahi lingkup tugas di bidang Energi, Riset dan Teknologi, dan Lingkungan Hidup ini sangat konsen dari awal mengawal transisi dari PT. Chevron ke PHR.

Management PHR harus sensitif terhadap dinamika yang terjadi ditengah masyarakat, dampak dari kebijakan yang dibuat perusahaan dan mencarikan solusi untuk itu,” Kata Abdul Wahid yg merupakan Ketua DPW PKB Riau.

Lebih lanjut Surya Budiman juga mendorong agar pemerintah fokus saja melakukan vaksinasi agar target vaksinasi segera terealisasi dan menjalin komunikasi dengan Management PT. PHR agar kebijakan ini ditunda.

“Persyaratan bekerja yang ribet itu justru merepotkan warga, seharusnya pemerintah fokus mencapai target vaksinasi, agar herd immunity terwujud, kalau bisa November tuntas,” tegas Surya Budiman lagi.

Agar roda ekonomi bergerak, lanjut Surya, seharusnya pemerintah melonggarkan bagi warga yang belum divaksin karena keterbatasan kuota vaksin dari pusat untuk daerah Kab. Bengkalis.

“Agar roda ekonomi bergerak, aktivitas masyarakat harus dipermudah, tentu untuk yang sudah vaksin. Tinggal sasaran pemerintah fokus untuk yang belum vaksin disegerakan,” tutup Anggota DPRD Kab. Bengkalis Kelahiran Kota Duri ini. (***)