Beranda Rokan Hulu Kondisi Jalan Sintong Duri-Rohul ini Rusak Parah, Poti: Perusahaan Jangan Tutup Mata

Kondisi Jalan Sintong Duri-Rohul ini Rusak Parah, Poti: Perusahaan Jangan Tutup Mata

3
BERBAGI

Pekanbaru, Newsoke.Net- Anggota DPRD Riau Syafaruddin Poti ini kembali menyoroti kondisi ruas jalan yang rusak parah. Khususnya itu Dapil, Rokan Hulu merupakan daerah konstituennya. Pada kali ini, yang menjadi pusat perhatian di ruas jalan raya Sontang Duri-Rohul atau tepatnya di Bonai Darussalam.

Ketua Fraksi PDI-P ini kondisi jalan yang sangat memprihatinkan itu terlihat tidak ada kepedulian untuk memperbaiki. Hal itu menjadi keluhan masyarakat. Karena ruas jalan raya digenangi air dan terlihat banjir. Sehingga badan jalan rusak parah hingga berlumpur, putus. Bahkan sudah tidak bisa dilalui kendaraan.

“Kini 75 Tahun Indonesia merdeka, tapi masih ada jalan seperti tahun 70-an di daerah-daerah kita Provinsi Riau. Yang khususnya di Kabupaten Rohul. Kondisi ini, menjadi keluhan masyarakat. Benar ada disampaikan, bahwa jalan tersebut dianggar di APBD Riau 2020 ini melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Tapi yang karena Covid, maka dialihkan,” katanya.

Sekretaris dari Komisi IV DPRD Riau ini menyampaikan bahwa, dirinya juga ada meminta PUPR Provinsi Riau untuk bisa melakukan pemeliharaan jalan tersebut. Bahkan sambungnya, juga ada meminta perusahaan agar ikut berpartisipasi, tapi hingga saat ini masih belum ada terlihat perbaikan jalan tersebut.

“Ditengah kondisi pandemi yang seperti ini, kita jangan berharap pada anggaran pemerintah dulu. Maka kita minta pada perusahaan-perusahaan melewati jalan ini agar bergotong royong dan harusnya kontribusi untuk memperbaiki jalan. Toh jalan ini juga akses perusahaan didalam beroperasi, apa salahnya berkontribusi untuk memperbaikinya terlebih dahulu,”  tegas Poti.

Poti meminta seluruh perusahaan yang beroperasi di kabupaten Rohul ini, agar memperhatikan lingkungan. Seperti hal , jalan umum yang tempat beroperasinya perusahaan. Sebab menurutnya, sangat banyak jalan yang rusak diakibatkannya oleh operasional perusahaan. Jadi juga perusahaan beraktifitas dan beroperasi disitu agar bergotong royong untuk bisa melakukan perbaikan jalan ruas.

“Kita melihat kondisi jalan itu cuma ada tiga titik yang berlubang. Sudah sangat parah serta berlumpur, jika perusahaan benar-benar berpartisipasi, maka dapat koordinasikan dengan pihak pemerintah kabupaten. Maka hitungan hari jalan itu sudah pasti mulus lagi. Kita minta pihak perusahaan ikut berpartisipasi,” ujarnya.

**red/rul