Beranda Hukrim Soal Temuan BPK Rp2 Miliar, Kepala DKP Riau Sebut Itu Kegiatan 2007

Soal Temuan BPK Rp2 Miliar, Kepala DKP Riau Sebut Itu Kegiatan 2007

1
BERBAGI

Pekanbaru, Newsoke.Net- Berdasar ada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, terkait Laporan Keuangan Pemprov Riau tahun 2019, ada temuan yakni sebesar Rp2 miliar lebih, di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Riau.

Catatan dari BPK yang menjadi temuan adalah pengelolaan investasi dan budi daya ikan di DKP Riau yang tak sesuai ketentuan. Yang seyogyanya itu, harus dipertanggungjawab oleh dinas terkait. Karena, tindakan itu diduga merugikan negara.

Kepala DKP Riau, Herman Mahmud saat dikonfirmasi wartawan, tentang temuan LHP BPK RI akan hal Laporan Keuangan Pemprov Riau tahun 2019 yakni sebesar Rp2 miliar lebih ini. Ia membantah kalau itu tahun 2019. Tapi itu temuan tersebut merupakan kegiatan tahun 2007.

“Itu tidak benar. Tapi itu temuan merupa kegiatan tahun 2007. Dulu itu, ada dana cadangan diperuntukan bisa membantu masyarakat. Jadi, masyarakat budidaya ikan pinjaman ke bank dengan jaminan dana cadangan tersebut,” kata Herman dilansir cakaplah.com.

Tetapi, sebut Herman, dalam perjalanan masyarakat banyak itu yang tidak bayar. Sehingga itu ditutupi dengan pakai dana cadangan tersebut.

“Dana cadangan itu menutupi pinjaman masyarakat ke bank karena nunggak. Itu yang ditanggung, dan itu jadi temuan. Saya kurang tahu persisnya, karena kejadiannya tahun 2007,” sambungnya.

Ditanya penyelesaiannya seperti apa, Herman menyatakan pihaknya akan menghubungi orang-orang terlibat saat itu.

“Itu dulu yang mengelola UPP, unit pengelola apa gitu saya lupa. Jadi UPP ini semacama kelompok masyarakat, orang biasa bukan pegawai,” tukasnya.

**red/rul