Raih Medali dan Bonus, Leani Ratri Oktila Siap Perkuat Kontingen Pepapernas Riau 2020 di Papua

13 views 13
!-- Composite Start -->

Pekanbaru – Meskipun sudah berprestasi dikancah internasional yakni pada ajang Paralimpiade Tokyo 2020, dan berhasil meraih tiga medali. Leani Ratri Oktila, berhasil meraih dua medali emas dan satu medali perak di Paralimpiade Tokyo 2020.

Atlet Paralimpiade Indonesia asal Riau, Leani Ratri Oktila tetap siap jika diminta untuk memperkuat kontingen Riau pada Pekan Paralimpiade Nasional (Pepapernas) di Papua.

Hal tersebut disampaikan Leani saat konferensi pers usai prosesi penyambutan di Gedung Daerah Riau, serta penyerahan bonus dari Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau, Minggu (19/9/2021).

“Untuk saat ini saya masih tetap bermain dan belum menyatakan untuk pensiun. Dan jika saya bisa bermain pada Pepapernas, saya akan tetap membela Riau,” kata Leani.

Setelah keberhasilannya di Paralimpiade Tokyo 2020, Leani usai menerima bonus dari Gubernur Riau mengatakan, “bonus yang diterimanya tidak hanya digunakan untuk dirinya sendiri, tapi juga bagi orangtua dan keluarganya. Termasuk bagi para atlet. Ia juga akan menggunakan  bonusnya untuk membangun Gor Bulutangkis, di Solo, sebagai bentuk perhatiannya bagi atlet para-badminton.”

Hasil prestasinya itu, Ia bertekat akan membangun Gedung Olahraga (Gor), bagi penyandang disabilitas dan non para atlet, di Solo, Jawa Tengah.  Pembangunan Gor Bulutangkis di Solo tersebut setelah dirinya menerima bonus dari Presiden RI Joko Widodo sebesar Rp13,5 Miliar.

Ditambah lagi dari Pemerintah provinsi Riau, sebesar Rp1 Miliar. Sehingga total bonus yang diterima sebesar Rp14,5 Miliar.

Dalam kesempatan tersebut, Leani juga mengucapkan, “terimakasih atas perhatian dari pemprov Riau. Sebagai atlet asal Riau, ia juga berharap prestasinya ini bisa menjadi memotivasi atlet Riau lainnya terutama altet paralimpian.”

“Semoga apresiasi yang diberikan oleh Presiden, pak Gubernur, dan jajaran membuat para atlet lainnya termotivasi dengan pencapaian saya dan terus semangat untuk menjadi seperti saya,” ajaknya.

Menurut Leani, saat ini pemerintah sudah memberikan perhatian khusus kepada para atlet. Karena itu, sudah saatnya para atlet harus terus semangat berlatih dan berjuang.

“Untuk teman-teman atlet lainnya, saya rasa sudah saatnya kita yakin dan percaya diri untuk berprestasi di ajang tingkat nasional maupun internasional,” ajak Leani.

Dalam kesempatan itu Leani mengatakan, “Untuk pembangunan Gor adalah keinginan saya. Gor yang saya bangun ini untuk atlet non para dan terkusus bagi atlet kursi roda. Karena selama ini jangankan untuk di Riau, seluruh Indonesia kita kesulitan untuk atlet disabilitas. Kenapa keinginan saya di Solo, karena saya Pelatnas selalu di Solo.

“Mengapa ia tidak membangun Gor di Riau atau tempat tanah kelahirannya, Kabupaten Kampar. Karena ia selama ini menjalani latihan bersama tim Pelatnas di Solo. Namun ia berharap juga ada dibangun di Kampar, tapi anggarannya dari Pemerintah Kabupaten Kampar,” jelasnya.

Sebagai atlet yang besar di Riau bersama NPC. Leani tetap akan membela Riau pada perhelatan Paralimpian di Provinsi Papua mendatang. Ia tidak akan pensiun dari olahraga para- bulutangkis selam masih bisa berolahraga.

“Untuk saat ini saya masih bermain dan saya belum ada mengatakan untuk pensiun, dan saya akan tetap membela Riau,” tegasnya. (kit)

Print Friendly, PDF & Email