Gadis Down Sindroma yang Sukses Jadi Model Produk Skincare

29 views 29

Newsoke.net – Model identik dengan tubuh semampai dengan fitur wajah menawan tanpa celah. Menariknya, seorang perempuan down sindroma bernama Namira Zania Siregar berhasil mendobrak pakem-pakem tersebut.

Belum lama ini, gadis berusia 23 tahun tersebut digadang-gadang menjadi perempuan down sindroma pertama di Indonesia yang sukses didaulat menjadi model untuk produk skincare lokal, ElshéSkin.

Kepada BBC Indonesia pada Maret 2021, ibunda Namira– Nini Andrini mengatakan putrinya memang memiliki bakat di dunia model.

“Memasuki usia remaja, saya coba lihat di mana talentanya. Saya menemukannya pada tari dan model. Alhamdulillah ada sekolah tari khusus untuk anak down syndrome sehingga bakat Namira makin terasah,” kata Nini.

Namira juga pernah tampil di hajatan Jakarta Fashion Week 2018 lalu. Ia tampil dan terpilih mewakili anak down syndrome dalam runway bertajuk “Inklusivitas”.

Kini, karir Namira merambah dunia skincare atau produk perawatan wajah. CEO ElshéSkin Cyntha Octavia mengatakan, tidak sedikit perempuan Indonesia merasa minder dengan kondisinya dan menganggap dirinya tak cantik.

Hal itu, kata Cyntha, terjadi lantaran industri kecantikan kerap mengglorifikasi kecantikan dengan karakteristik fisik tertenti seperti kulit putih, hidung mancung, langsing, dan memiliki rambut panjang.

Untuk ‘meluruskan’ standar kecantikan yang keliru, Cyntha percaya pentingnya pemasaran produk kecantikan yang mengedepankan kampanye unik dan sarat makna.

“Setiap perempuan punya sisi cantiknya tersendiri. Ini tentang bagaimana perempuan bisa percaya diri untuk mengeluarkan dan meng-embrace kecantikannya dengan menyebarkan semangat positif baik untuk dirinya maupun untuk orang lain,” katanya dikutip dari siaran pers, Jumat (11/6/2021).

Sementara untuk pemilihan perempuan penyandang down sindroma, ia melanjutkan, bukan tanpa alasan. Ia mengatakan bagaimana langkah tersebut dapat memperjelas anggapan bahwa nilai kecantikan tak pernah memandang apapun dan siapapun.

“Dengan menggunakan model penyandang down syndrome, kami ingin membuktikan kepada perempuan Indonesia bahwa mereka yang secara medis dianggap memiliki kekurangan, tetap memiliki sisi cantik pada dirinya, jika Namira bisa membuktikan kepercayaan dirinya tentu kita semua bisa,” tutupnya.

sumber:suara.com

 

 

Print Friendly, PDF & Email