Pemprov DKI Belum Putuskan Penerapan Sekolah Tatap Muka

86 views 86
!-- Composite Start -->

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan pembelajaran tatap muka dilakukan pada Juli 2021 setelah merampungkan vaksinasi guru.

Terkait hal ini, Pemprov DKI Jakarta mengaku belum menentukan keputusan terkait hal ini.

“Sekolah tatap muka nanti kita akan lihat, kita belum membahas sejauh itu,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (2/3/2021).

Meskipun begitu, Pemprov DKI tak menutup kemungkinan membahas wacana ini lebih lanjut. Yang jelas, Riza akan memastikan proses belajar-mengajar tetap berjalan baik.
Sejauh ini jajarannya berfokus dalam berinovasi dan meningkatkan fasilitas belajar daring. Hal ini dilakukan agar siswa mampu menyerap materi dengan baik.

“Yang penting kita pastikan anak-anak dalam suasana pandemi ini bisa belajar dengan baik, bisa menerima materi dari para gurunya, itu jauh lebih penting yang kita pikirkan,” jelasnya.

“Sehingga kami memberikan bantuan pulsa, menambah jaringan Wi-Fi, internet, dan sebagainya. Para guru-sekolah kami minta terus lakukan inovasi, kreativitas, berbagai metode, agar memudahkan anak-anak bisa menerima pelajaran dengan baik,” sambungnya.

Pada Rabu (24/2/2021), Presiden Jokowi menargetkan 5 juta guru bisa divaksinasi COVID-19. Target ini dicanangkan supaya sekolah bisa memulai belajar tatap muka pada tahun ajaran baru.

“Tenaga pendidik, kependidikan, guru, ini kita berikan prioritas agar nanti di awal semester kedua pendidikan tatap muka bisa kita mulai lakukan dan targetnya pada Juni nanti 5 juta guru, tenaga pendidik dan kependidikan, semuanya insyaallah sudah bisa segera kita selesaikan sehingga bulan Juli saat mulai ajaran baru semuanya bisa berjalan normal kembali,” ujar Jokowi di SMAN 70 Jakarta, Jl Bulungan, Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2021).

Jokowi mengatakan vaksinasi COVID-19 bagi guru hari ini berlangsung lancar. Guru di provinsi lain juga nantinya akan disuntik vaksin COVID-19.

“Para guru, tenaga pendidik, semuanya yang telah di sini, prosesnya akan dimulai dan kita harapkan nanti setelah Provinsi DKI Jakarta, semua provinsi juga melakukan hal yang sama,” ucap Jokowi. (gr)

Print Friendly, PDF & Email