Kader di Riau, Zulkadir Minta Gejolak di Internal PPP Tak Diumbar ke Publik

63 views 63

Pekanbaru,- Belakangan ini, ada mencuat polemik internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Hal itu, menyusul pernyataanya Ketua DPP PPP Bidang Antar Lembaga yang juga Ketua Gerakan Penyelamatan (GP) PPP, Rusli Effendi.

Menyikapi ini, Zulkarnain Kadir seorang kader PPP Riau, Zulkarnain Kadir minta tiap permasalahan di internal DPP PPP untuk tidak diumbar ke publik, mestinya diselesaikan secara internal. Zulkarnain Kadir mengatakan, akan sampai kapan PPP bisa besar jikalau di internal terus menerus memicu perpecahan.

“Sampai kapan mau besar, kalau terus bertengkar terus. Apalagi membawa-bawa nama presiden. Selama ini, PPP pendukung Pak Jokowi. Malulah kalau begini terus dilihat publik dan kader. Ini sudahlah sebelumnya ada Ketum PPP ditangkap karena korupsi, dan sekarang baru terpilih ketum baru ribut-ribut,” ujar Zulkadir Kadir dilansir cakaplah.com.

Pensiunan ASN Pemprov Riau ini, juga
berharap jangan keributan yang diumbar karena ada pihak tidak masuk pengurus DPP saat ini. Maka, disarankan ini untuk membesarkan partai. Kalau ini tidak ada solusi, maka jalan keluarnya adalah bisa mundur atau pindah partai lain saja.

“Saran saya, ini musyawarahlah dengan baik. Kalau tak ada jalan keluar dan tak sejalan lagi, maka pindah saja ke partai lain. Partai begitu banyaknya sekarang. Mari kita besar kan PPP kedepan jangan buat riuh. Sehingga, kondisi ini perburuk citra partai,” ungkap Zulkarnain.

Diberitakan sebelumnya Rusli Effendi ini meminta Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemkumham) itu untuk menolak daftar pengurus DPP PPP hasil Muktamar PPP ke-9. Ia mengatakan hal itu bukan karena dasar sakit hati, tetapi melainkan semata-mata ini selamatkan partai.**

Print Friendly, PDF & Email