Iklan Rokok di Videotron Jalan Sudirman, Diduga Langgar UU Tipikor

17 views 17

Pekanbaru,- Soal iklan rokok di videotron, masih menyisakan pertanyaan. Berapa besar sebenarnya penerimaan/realisasi pajak iklan rokok di halaman Kejati Riau tersebut, sejak tahun pertama tayang sampai dengan 2020.

Padahal, Peraturan Walikota (Perwako) Pekanbaru No 24 Tahun 2013 ini, telah ada menegaskan iklan rokok dilarang di jalan protokol. Tapi kenyataannya salah satunya Jalan Jenderal Sudirman. Yakni
berdiri videotron masuk dalam kategori ilegal, tapi kabarnya pajak tetap ditarik.

Terkait ini, ketika dihubungi media siber ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pajak Daerah 2 Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Mayu Indera Feriadi, belum bisa memberikan data dan angka yang diminta.

Pertanyaan yang dikirim via WhatsApp berapa penerimaan/realisasi seluruh pajak iklan videotron di Kejati Riau sejak tahun pertama sampai dengan 2020, hanya dijawab, “Izin saya cek dan koordinasikan ke pimpinan, Pak.” kata dia dilansir riausatu.com.

Seperti telah diberitakan, Bapenda Kota Pekanbaru sudah menegaskan iklan rokok di jalan protokol dilarang tayang. Hebatnya, videotron yang berlokasi di halaman gedung Kejati Riau ini tetap menayangkan iklan rokok.

Yang berdasar Perwako No 24 Tahun 2013, jelas ada larangan lokasi untuk penanyangan iklan rokok di videotron. Tapi di kantor Kejati Riau ini terpasang
videotron. Sehingga, ini masuk dalam kategori ilegal.

Terpisah, Supriadi Bone, SH, C.L.A merasa heran iklan rokok dilarang tayang di jalan protokol, tapi videotron yang berdiri di halaman gedung Kejati Riau tetap menayangkan iklan rokok dalam lima tahun terakhir ini.

“Perwako Pekanbaru melarang iklan rokok di jalan protokol, tapi pajaknya ditarik juga. Kita menduga ada penyalahgunaan wewenang oleh Walikota Pekanbaru, Pasal 3 UU Tipikor,” pungkas kuasa hukum warga yang mengirimkan somasi ke Walikota Pekanbaru terkait videotron Kejati Riau ini. **

Print Friendly, PDF & Email