Zul Ikram Akui Baru Empat Daerah di Riau Laksanakan Sekolah Tatap Muka Terbatas

61 views 61
!-- Composite Start -->

Pekanbaru,- Ditengah masa pandemi Covid-19 ini, sejumlah aktifitas terganggu hampir setahunan. Begitu juga sektor pendidikan. Namun demikian, di Provinsi Riau sudah boleh belajar tatap muka terbatas, yakni pada kabupaten/kota.

Demikian disampaikanya Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Riau, Zul Ikram menjawab wartawan. Sedikitnya itu ada empat dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau bisa melaksanakan belajar tatap muka terbatas pada pandemi ini.

“Empat daerah itu adalah di Kabupaten Siak, Kampar, Kuantan Singingi, serta di Bengkalis. Sedangkan delapan lainnya masih tahap persiapan. Daerah-daerah yang diperboleh itu bisa melaksanakan untuk tingkat PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SLB. Yang dimasa saat pandemi,” katanya.

Zul Ikram mengatakan, bahwasa dasar pelaksanaan tersebut yakni ada Surat Edaran (SE) Gubernur Riau Syamsuar terkait dengan pelaksanaan sekolah tatap muka terbatas, untuk tingkat PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SLB untuk semester genap tahun 2021 dimasa pandemi Covid-19.

SE tersebut, kata Zul Ikram, Pemprov Riau memberikan kewenangan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota untuk memulai sekolah tatap muka terbatas. “Tapi sebelum memulai sekolah tatap muka, sekolah harus mendapatkan izin atau rekomendasi dari tim Satgas Covid-19 setempat,” ujarnya.

Selain ada rekomendasi dari tim Satgas Covid-19 setempat, tambah Zul Ikram, pihaknya sekolah juga harus mendapat persetujuan dari orang tua wali peserta didik. Termasuk telah memenuhi daftar periksa kesiapannya daftar tatap muka pada laman Dapodik.

Namun pihaknya menegaskan, terkait dalam pelaksanaan sekolah tatap muka terbatas tersebut, memang tetap harus menjalankan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19. Mulai dari jam belajar, jumlah siswa yang diperboleh masuk dalam satu hari, dan hal lainnya.

“Jadi pada intinya, pelaksanaan sekolah tatap muka sudah boleh dimulai. Tapi wajib ada rekomendasi dari Satgas Covid-19, dan kebijakan kepala daerah masing-masing,” jelasnya. Sampai saat ini, kata Zul Ikram, pada empat daerah melaksanakan itu tidak ada kendalanya dan berjalan dengan lancar. **Rul

Print Friendly, PDF & Email