Gubernur Syamsuar Lantik 75 Kepsek SMA/SMK dan SLB, Ini Pesannya..... - Tajam Mengkritik, Oke Mengabarkan

Gubernur Syamsuar Lantik 75 Kepsek SMA/SMK dan SLB, Ini Pesannya…..

Gubernur Syamsuar Lantik 75 Kepsek SMA/SMK dan SLB, Ini Pesannya…..

Pekanbaru, Newsoke.Net- Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar melantik 75 kepala sekolah (Kepsek) tingkat SMA/SMK dan SLB negeri di Provinsi Riau, Kamis (19/11/20) di Aula Kantor Dinas Pendidikan Riau.

Gubri mengatakan pelantikan puluhan kepsek itu menyusul banyaknya jabatan kepsek yang dijabat oleh pelaksana tugas (Plt), karena kepsek sebelumnya pensiun dan lainnya.

“Pelantik SMA/SMK dan SLB ini telah memenuhi standar sesuai aturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Karena itu sekarang kepsek yang dilantik harus memiliki CAKEP dan NUKS,” ujarnya dilansir cakaplah.com.

Dalam kesempatan itu, Gubri berpesan agar kepsek yang baru dilantik berperan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Karena tugas kepsek selain sebagai pendidik juga sebagai manejer, serta administrator, leader, inovator dan motivator,

“Ini agar program sekolah yang dipimpinnya dapat tercapai. Karena kepsek merupakan aktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan salah satu penentu kualitas pendidikan di Riau,” ujarnya.

Lebih lanjut Gubri menyampaikan, saat ini dunia pendidikan masih belum banyak melakukan aktivitas belajar mengajar tatap muka karena pandemi Covid-19 masih melanda Provinsi Riau. Karena itu, proses belajar mengajar masih menggunakan sistem daring sesuai surat edaran Mendikbud.

“Untuk itu pendidik harus mempersiapkan diri belajar jarak jauh dengan memanfaatkan berbagai media pembelajaran. Ini perlu saya sampaikan, karena kondisi sekarang proses belajar mengajar guru beda dengan yang diterima anak-ank. Jadi jangan menilai semua anak bisa menerima pembelajar dengan sistem jarak jauh ini. Karena diantara sebagian anak lebih mudah dan mengerti dengan pembelajaran tatap muka,” papar Gubri.

“Saya harapkan dalam suasana seperti ini, jika kepsek ingin membuka sekolah tetap harus mendapat persetujuan kami. Jadi tidak bisa semuanya buka sekolah. Contoh kemarin Pekanbaru buka sekolah, sekarang tutup lagi. Karena bagaimana pun sekarang ini memang sudah perbaikan, namun namanya wabah kadang hari turun besok naik lagi,” cakapnya.

**

 32 total views,  2 views today

%d blogger menyukai ini: