Ada Apa Ini Website Pemko Pekanbaru Berisi Kampanye Pilkada Kutai Timur

51 views 51

Pekanbaru, Newsoke.Net- Tampilan website Pemko Pekanbaru, ternyat ada berisi materi kampanye salah satu dari calon Kepala Daerah Kutai Timur. Yang laman website tersebut menumpang di domain resmi Pemko Pekanbaru.

Kondisi ini, sesuai pantauan wartawan saat membuka situs resmi Pemerintah Kota Pekanbaru yakni, pekanbaru.go.id. Laman website tersebut menumpang di domain resmi Pemko Pekanbaru melalu http://dinkes.pekanbaru.go.id/

Sebuah website itu berisikan kampanye Pilkada Kutai Timur, sekilas juga alamat website itu mirip dengan miliknya Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru. Yang hanya bedanya itu untuk website resmi Dinas Kesehatan menggunakan subdomain diskes.pekanbaru.go.id.

Dalam website dinkes.pekanbaru.go.id terpampang logo AFI UCE yang merupa singkatan dari Awang Ferdian Hidayat dan Uce Prasetyo, lengkap dengan foto pasangan calon bupati dan wakil bupati daerah Kutai Timur tersebut.

Tak hanya itu, website uga dicantumkan visi misi pasangan calon tersebut. Yang pada bagian di bawah halaman website itu, terdapat dua logo partai politik yaitu Partai PPP dan PBB.

Terkait adanya website miliknya Pemko Pekanbaru yang berisi materi kampanye calon bupati dan wakil bupati dari Kutai Timur, dikonfirmasikan kepada Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT melalui Kabag Humas Mas Irba H Sulaiman. Ia berkata, seharusnya tidak dilakukan pihak terkait yaitu oknum yang memasangnya.

“Seharusnya hal itu tidak dilakukan oleh pihak tersebut. Sebab, di dalam alamat websitenya itu, denganmencantumkan Pekanbaru.go.id ini merupakan domain resmi milik Pemko Pekanbaru. Secara umum saja tidak boleh membawa nama pekanbaru.go.id. Ini kan website resmi kita Pemko Pekanbaru,” ujarnya.

Apalagi ini sambungnya, kalau itu sudah menuju ranah kampanye, itu yang tidak benar. Makanya menyesalkan itu. Yang selanjutnya akan berkoordinasi dengan Dinas Kominfo Kota Pekanbaru didalam tindak lanjut persoalan itu.

“Kami coba koordinasi dengan Kominfo Pekanbari. Kami minta Kominfo ini agat meninjau dulu. Karena namanya sama, saya rasa Kominfo nanti juga meambil kebijakan. Sehingga tidak berpolemik,” katanya.

**

Print Friendly, PDF & Email