Lahan Miliknya Berada di Danau Buatan Dirusak, Nursal Lapor ke Polda Riau

45 views 45

Pekanbaru, Newsoke.Net- Sehubung tindakan perusak lahan di Danau Buatan yang diduga dilakukan atas perintah Sidi Masri. Lahan miliknya Nursal Tanjung, di daerah itu diratakan, serta digarap pakai alat berat.

“Kita terkejut diketika mendapat laporan bahwa adanya orang tidak bertanggung jawab mencuri tanah dan juga merusak lahan miliknya. Lahan itu yang berlokasi didalam kawasan wisata Danau Buatan, Rumbai Pesisir, Pekanbaru,” ujar Nursal, Minggu (30/8/20).

Lebih lanjut diungkapkan Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Riau, itu kabarnya sesuai diratakan pakai alat berat oleh Supri Anak Ocu Danau, yakni atas perintah Sidi Masri. Padahal posisi disebelah timur, sesuai surat tanah dari Sidi Masri.

Nursal Tanjung, mengaku terkejut ketika mendapat laporan bahwa ada orang tak bertanggung jawab mencuri tanah serta merusak lahan miliknya lahan berlokasi didalam kawasan wisata Danau Buatan, Rumbai Pesisir, Pekanbaru.

“Pencurian tanah yang dikeruk gunakan alat berat itu dilakukan justru pada saat saya sedang dirawat di rumah sakit. Hal itu selama beberapa hari terakhir. Ketika
saya cek kelapangan, memang betul itu orang menggali tanah saya tanpa seizin saya,” kata Nursal Tanjung.

Untuk hal tindakan pencurian tanah atas miliknya itu, maka dirinya berkoordinasi dengan pihak berwajib. Direncana pada hari Senin (31/8/20) besok laporkan hal dugaan tindak pidana ini ke Polda Riau. Karena merupakan pengrusakan.

Nursal menjelaskan, dirinya ini memiliki sebidang lahan di Kawasan Dermaga 1 Jalan Lingkar Danau Buatan, Kelurahan Sungai Ambang, di Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru. Tiga hari lalu dirinya dikabari ada penggalian lahan gunakan alat berat untuk diambil tanahnya. Yang akibat pekerjaan itu, jalan lingkar rusak dan hancur.

Karena, pihak pengelola Danau Buatan itu menyampaikan dan menduga kalau dirinya melakukan itu. Tetapi disaat itu, disampaikanya kepada pihak pengelola Danau Buatan, aktivitas tersebut bukan dia yang melakukan. Hal termasuk juga dirinya tidak pernah memberi izin pada siapapun merusak lahannya.

“Tindakan itu tidak hanya rugikan saya selaku pemilik lahan, tetapi juga rusak sarana prasarana pendukung kawasan wisata. Lumayan luas lahan dirusaknya, mencapai 1.000 meter persegi. Setelah berdiskusi dengan tim hukum makanya kami putuskan dilaporkan pada aparat berwajib saja, agar pelaku mendapatkan hukum sesuai aturan berlaku,” ujarnya.

Kesempatan itu Nursal mengatakan, ini dirinya katanya, memiliki bukti gambar dan video pengerjaan pengerukan tanah tanpa izin darinya. Video ini diambil oleh pihak pengelola yang sebagai bukti ada kegiatan perusakannya dalam kawasan Danau Buatan. Nantinya ini dilampirkan dalam laporan bukti-bukti kepemilikanya lahan yang sah.

**red/rul

Print Friendly, PDF & Email