Hasto Akui RUU HIP Diusulkan dari Fraksi PD-IP

73 views 73
!-- Composite Start -->

Jakarta, Newsome.Net- Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto, mengakui kalau RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) merupa usulan dari partainya yang di Fraksi DPR RI. Namun kini terjadi pro kontra, karena itu mengundang untuk berdialog.

“Diakui belakangan hal usulan RUU HIP mengundang pro dan kontra. Karena itu
bisa membuka dialog dengan siapapun.
Karena, dengan ada RUU HIP diusulkan Fraksi PDI-P ini tentunya bertujuan ingin membuka dialog,” ungkap Hasto dalam webinar, Minggu malam (28/6/20) yang dilansir cnnindonesia.com.

Pernyataan dari Hasto menjawab teka-teki soal fraksi yang pengusul RUU HIP. Karena, selama ini fraksi-fraksi di DPR RI, terutama di Badan Legislasi (Baleg), masih enggan mengungkap fraksi yang mengusulkan aturan itu. Mereka hanya menyebut RUU HIP ini inisiatif DPR.

Lebih lanjut, menurut Hasto, selama ini, ada pihak-pihak yang menunggangi isu RUU HIP dengan menjadikannya PDI-P sebagai partai ingin merubah pancasila menjadi ekasila serta trisila. “Tidak etis untuk mengatakan bahwasa trisila atau ekasila usulan dari PDI-P,” sebutnya.

Tetapi sambungnya, melihat bahwa itu dulu adalah suatu gagasan otentik dari bung Karno. Maka, ia menjelaskan, hal
gagasan ekasila dan trisila muncul saat Ketua BPUPKI Radjiman Wedyoningrat meminta Bung Karno untuk sampaikan gagasanya terkait dengan dasar negara Indonesia.

Lalu saat itu sambungnya, Bung Karno mengajukan tiga alternatif yang dipilih. Yaitu, pancasila, trisila atau ekasila yang merupakan intisari kepribadian bangsa Indonesia yakni gotong-royong. “Tetapi, itu adalah suatu perjalanan sejarah kita sebagai bangsa.

“Untuk ini hendaknya jangan ditunggang kepentingan politik. Karena PDI-P, sebab kita yang paling kokoh didalam jalannya Pancasila itu. Kita tentunya tak mungkin merubah dari pancasila, karena itu digali Bung Karno,” ucapnya.

Di sisi lain, saat ini, ia menyebut PDI Perjuangan setuju agar nomenklatur RUU HIP diubah menjadi RUU Pembinaan Ideologi Pancasila. Hal ini, kata dia, untuk mengatur dan memperkuat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

“Terkait dengan RUU HIP. PDI-P setuju untuk dirubah menjadi RUU pembinaan ideologi pancasila. Mengapa? Sebab itu namanya pramuka saja ada UU-nya, dan arsip nasional ada UU, BNN ada UU. Dan masa kita tidak jaga ideologi yang telah otentik digali dari bumi Indonesia,” ucap dia.

**red/dai

Print Friendly, PDF & Email